Berita  

Singkana Harap Kontraktor Yang Kerja SMP N Abang Iwang Harus Serius dan Tuntas

Oplus_16777216

KALABAHI , metroalor.com– Salah satu tokoh Masyarakat(Tomas) kelurahan Mutiara, kecamatan teluk mutiara berharap siapapun yang akan  mengerjakan pembangunan SMP N Abang Iwang di Desa Bunga Bali ,, kecamatan pantar Timur ,kabupaten Alor , harus kerja  sampe tuntas . Pasalnya, masyarakat sangat membutuhkan salah satu fasilitas Pendidikan tersebut .

Demikian diungkapkan Tomas, Alek Singkana kepada media ini di rumahnya  pada 1/7/25. Sebagai salah satu pendiri sekolah tersebut, Singkana Minta agar pembangunan  tiga ruang baru dapat berjalan dengan sempurna tanpa ada kendala.
Sebagai mantan Guru ,Ia mengatakan,  masyarakat di desa bunga Bali dan desa sekitarnya sangat membutuhkan fasilitas yang layak  untuk pendidikan anak bangsa. Jadi  kontraktor yang akan mengerjakan sekolah tersebut harus sesuai gambar,  spek  dan sesuai perencanaan serta  rencana anggaran biayanya (RAB) yang sudah di tetapkan .

” Anggaran yang di akomodir untuk sekolah itu cukup besar. , jadi kalau kontraktor yang kerja harus serius dan tuntas. Jangan sampe kerja stengah terus kasi tinggal berbulan- bulan Bahkan  lewat tahun anggaran . Karena saya melihat ada beberapa sekolah yang bangun baru maupun rehab di beberapa tempat di Pantar belum   ada yang selesai sampai 2-3 tahun , Bahkan ada yang kerja diluar gambar dan Spesifikasi nya”, tandasnya.

Menurutnya, Karena kita sudah berada di pertengahan tahun anggaran maka kontraktor yang akan mengerjakan sekolah tersebut harus di genjot fisiknya agar tidak terlambat .

Sementara itu, sumber lain  media ini melalui sambungan telepon mengatakan , Jika berita yang dirilis sebelumnya soal penandatanganan Fakta integritas yang bukan diteken oleh direktur CV Guwen ,lalu siapa yang akan bertanggungjawab pada pembangunan proyek tersebut .
Oleh sebab itu,  Dia minta sebelum terlambat,  ULP  mengevaluasi kembali soal pemenang  tender proyek tersebut.

” Sebelum kontrak dibuat  oleh dinas terkait seyogyanya ULP evaluasi kembali,  buat yang. Baik- baiklah “, tandasnya.***