KALABAHI, metroalor.com – Dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 tingkat Kecamatan Abad, Kabupaten Alor, pasukan pengibar benderah(Paskibraka) merah putih diambil dari siswa/i SMP Negeri Moru, sebanyak 26 orang. Hal ini menarik karena baru pertama kali terjadi di Alor bahkan di tingkat kabupaten . Pasalnya peserta Pasukan Paskibraka biasanya dari siswa/I Sekolah menengah atas (SMA)
Keputusan tersebut langsung dari Camat Alor Barat Daya, Yapi Nikodas Hinglir, S.P. saat proses perekrutan dan latihan .Hal tersebut diungkapkan Camat saat melakukan upacara pengukuhan pasukan Paskibraka di Aula Kantor Kecamatan, Alor Barat Daya, Sabtu (16/8/2025). Malam pukul 19.00 WITA
Dalam arahannya, Camat Yapi mengatakan , keputusan untuk percayakan siswa/I SMP sebagai Paskibraka bukanlah hal mudah. Namun ia yakin, anak-anak SMP Negeri tersebut mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik.
“Hari ini kalian saya kukuhkan untuk memikul tanggung jawab besar, meneruskan perjuangan pengibaran bendera merah putih yang ke 80 tahun lalu di bawah hadangan senjata penjajah. Keputusan ini memang berat, tetapi saya percaya kalian mampu menjawab kepercayaan ini,” ujar Yapi .
Biasanya, pasukan Paskibraka tingkat kecamatan dan Kabupaten Alor diikuti oleh siswa SMA. Namun tahun ini, Kecamatan Abad menjadi satu-satunya yang memilih siswa SMP sebagai pasukan inti pengibaran bendera.
“Dari 18 kecamatan di Alor, hanya Kecamatan ABAD yang menampilkan anak SMP sebagai pasukan Paskibraka. Saya ingin membuktikan bahwa mereka juga bisa, meski dalam usia muda. Dan ini akan menjadi pengalaman berharga yang membentuk mental, tanggung jawab, dan karakter mereka di masa depan,” tambahnya.
Camat Yapi juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua siswa yang telah mendukung anak-anak mereka selama masa latihan. Sebagai bentuk penghargaan, panitia menyiapkan tribun kehormatan khusus bagi para orang tua saat upacara berlangsung.
“Besok semua orang tua akan duduk di tribun kehormatan. Itu penghargaan saya untuk bapak-ibu yang sudah mendidik dan mendukung anak-anak hebat ini. Mari kita doakan agar mereka sanggup melaksanakan tugas dengan baik,” ujarnya
.
Ia berpesan agar para siswa tetap fokus dan menjaga nama baik keluarga, sekolah, serta almamater. Menurutnya, pengibaran benderah merah putih bukan sekadar acara seremoni, melainkan amanah sejarah yang diperjuangkan dengan darah dan nyawa para pahlawan.
“Merah putih yang akan kalian kibarkan besok adalah simbol perjuangan dan pengorbanan. Laksanakanlah tugas ini dengan hati dan penuh tanggung jawab,” pungkas Camat ABAD
Turut hadir pada Upacara Pengukuhan, mewakili Kapolsek Alor Barat Daya, Gede Retamayasa, Babinsa 01 ABAD, Lurah Moru, Abdul Radjab Kinanggi, Kepala Sekolah SMP Negeri Moru, Johanis Plaikoil, SP.d, para Guru dan Pelatih Paskibra, serta Orang Tua dari 26 Anggota Paskibra. (wanka).













