ABAD, metroalor.com – Bantuan Pangan dari Corporate Social Responsibility (CSR) BNI sebesar 45 juta secara simbolis Disalurkan PLT Asisten II Setda Kabupaten Alor, Anderias Blegur, SH mewakili Bupati Alor, kepada 10 penerima manfaat dan 10 unit lapak usaha kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah Kelurahan Moru.
Penyerahan bantuan berlangsung di halaman Kantor Kelurahan Moru, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor, Jumat (19/12/2025). Turut hadir
Ketua DPRD Kabupaten Alor, Paulus Brikmar, Plt. Kepala Dinas Pangan Kabupaten Alor, Marthen G. Moubeka, SH, Pimpinan Cabang BNI Alor, Semuel Nainity, SH, Camat Alor Barat Daya, Yapi Nikodas Hinglir, SP, Lurah Moru, Abdul Radjab Kinanggi, S.Sos, Para Kepala Desa serta masyarakat penerima manfaat.
Plt. Asisten II dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga perbankan dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat kelurahan.
“Kami mengapresiasi dukungan Bank BNI dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi membantu masyarakat. Bantuan ini diharapkan menjadi pengungkit ekonomi keluarga dan mendorong kemandirian usaha masyarakat kecil,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Moru, Abdul Radjab Kinanggi, S.Sos., mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil koordinasi intensif Ketua DPRD Kabupaten Alor dengan sejumlah BUMN. Sebelumnya, Bank NTT telah menyalurkan empat unit lapak usaha, sementara CSR Bank BNI kembali salurkan 10 unit lapak usaha senilai Rp45 juta.
Camat Alor Barat Daya, Yapi Nikodas Hinglir, S.P., menambahkan bahwa hingga saat ini sebanyak 410 lapak usaha telah disalurkan kepada masyarakat di wilayah Alor Barat Daya melalui berbagai program CSR yang melibatkan perbankan, pemerintah kelurahan, dan pihak swasta.
Sementara Ketua DPRD Kabupaten Alor, Paulus Brikmar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap program CSR yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan dan diperluas ke wilayah lain.
“Kami mendorong agar wilayah-wilayah lain, termasuk tambang, juga menjadi perhatian bersama agar pemerataan bantuan dan pembangunan dapat terwujud,” ujarnya.
Paulus Brikmar juga menyoroti kebutuhan fasilitas ATM di sejumlah titik strategis guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, ia menyampaikan bahwa DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Alor akan mengesahkan APBD sebesar Rp145 miliar pada tanggal 23 mendatang, yang akan diarahkan untuk mendukung pembangunan berbagai sektor, termasuk wilayah Kota Moru dan sekitarnya.
Ia menambahkan bahwa Bupati Alor saat ini sedang berada di Kupang untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan dalam waktu dekat akan kembali bersama jajaran pemerintah daerah untuk menyampaikan secara langsung arah kebijakan pembangunan daerah.
Kegiatan penyaluran bantuan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Alor. ***













