Ketua FKUB Serukan Pada Masyarakat Alor Jaga Kamtibmas Jelang Perayaan Nataru

Oplus_16908288

KALABAHI,metroalor.com- Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Alor diminta untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026( Mataru)
Demikian himbauan Ketua Forum Komunikasi umat beragama(FKUB) kabupaten Alor, Pdt. Simon Petrus Amung, S.Th, kepada media .

Menurutnya, kamtibmas menjadi tanggung jawab kita semua bukan menjadi tugas dan tanggung jawab kepolisian, tapi kewajiban seluruh elemen masyarakat, khususnya masyarakat Alor.

Dukungan dan keterlibatan aktif semua pihak dinilai sangat penting dan krusial demi menciptakan situasi Kabupaten Alor yang aman, damai, dan kondusif.

“Kiita ingin perayaan Natal dan Tahun Baru ini berlangsung dengan penuh khidmat. Oleh karena itu hindari segala macam potensi dan gangguan yang dapat menimbulkan konflik sosial di tengah masyarakat, seperti konsumsi minuman keras dan berbagai aktivitas negatif lainnya,”kata Pdt Amung.

Perayaan Natal dan Tahun Baru harus dimaknai sebagai momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, sekaligus terus menjaga dan memperkuat kerukunan antarumat dan interumat beragama kata ketua Klasis alor barat Laut .

“Sikap toleransi yang kita miliki di Nusa Kenari merupakan miniatur NTT bahkan Indonesia. Untuk itu, warisan leluhur berupa nilai-nilai kerukunan ini harus terus kita jaga dan rawat bersama dalam semboyan tara miti tomi nuku, ite kakang aring, tengaeli mulenoa,”harapnya.

Selain itu Amung juga mengingatkan pentingnya kesadaran berlalu lintas serta kebijaksanaan dalam bermedia sosial selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

Ia minta masyarakat untuk tidak melakukan konvoi secara ugal-ugalan di jalan raya, tidak menyebarkan informasi hoaks, serta menghindari penggunaan petasan maupun kembang api yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

“Tindak ugal-ugalan di jalan, penyebaran hoaks, serta penggunaan petasan atau kembang api sangat berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain, sehingga perlu dihindari bersama,” sambungnya.

Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen FKUB Kabupaten Alor dalam mendukung terciptanya situasi daerah yang aman, damai, dan harmonis selama rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru.

FKUB berharap seluruh umat beragama dapat merayakan hari besar keagamaan dengan penuh sukacita tanpa mengabaikan nilai-nilai toleransi, saling menghormati, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Selain itu, FKUB juga mendorong peran aktif tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemuda lintas iman untuk menjadi teladan di lingkungan masing-masing dalam menjaga persaudaraan, memperkuat komunikasi, serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

Kolaborasi antar elemen masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan ketenteraman di Kabupaten Alor, khususnya di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat jelang perayaan Nataru.

FKUB menilai sinergi antara masyarakat, tokoh agama, dan aparat keamanan perlu terus diperkuat agar setiap bentuk potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi secara cepat dan tepat.

Dengan suasana kamtibmas yang kondusif, diharapkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Alor dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh makna, sekaligus memperkuat citra Alor sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai kerukunan, toleransi, dan kebersamaan antarumat beragama.

Sekali lagi , Ketua FKUB ini mengimbau seluruh warga untuk terus menjaga keamanan, khususnya di lingkungan masing-masing.

“Jika ditemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas, maka segera laporkan kepada pihak kepolisian,” pungkasnya. ***Ketua FKUB Serukan Pada Masyarakat Alor Jaga Kamtibmas Jelang Perayaan Nataru