Berita  

Kondisi Bupati Alor Membaik, Pemda dan Keluarga Rencana Rujuk ke Jakarta

KALABAHI, metroalor.com – Kondisi kesehatan Bupati Alor, Iskandar Lakamau, berangsur baik setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit Siloam, Kupang . Sejak Masuk Rumah sakit Siloam pada tanggal 22 Juni lalu dan dirawat secara intensif hingga saat kondisi kesehatannya semakin baik secara signifikan .

Demikian disampaikan Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, didampingi Sekretaris Daerah, Soni Alelang, dan Direktur RSUD Kalabahi, dr. Anjas, dalam jumpa pers yang digelar pada Senin (28/7/2025).

“Perlu saya sampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Alor bahwa hingga Minggu malam (27/7/25), kondisi Bapak Bupati semakin membaik. Beliau sudah bisa merespons pembicaraan, menggerakkan tangan, dan mengenali suara orang yang bicara, ungkap Rocky

Menurut Rocky, perkembangan tersebut merupakan kemajuan signifikan dalam proses pemulihan Bupati, dan tidak lepas dari dukungan dan doa masyarakat masyarakat Alor.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Alor, Ia sampaikan terima kasih atas dukungan doa dari seluruh masyarakat alor. Harapan Pemda Alor, dukungan ini terus mengalir, agar Bupati bisa segera pulih dan kembali bersama kita semua, tandasnya.

Rocky juga menyampaikan bahwa setelah melewati fase pemulihan awal ini, Pemda bersama keluarga akan segera melakukan koordinasi untuk merujuk Bupati ke rumah sakit yang lebih lengkap di Jakarta, untuk pemulihan yang lebih baik .

“Kami rencana rujuk beliau ke rumah sakit spesialis agar proses penyembuhan lebih cepat dan maksimal. Saya juga berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi tidak resmi atau hoaks yang beredar belakangan ini, tegas Rocky menutup pernyataannya.

Sementara itu, dr. Anjas, Direktur Rumah Sakit umum Kalabahi yang turut menangani kondisi Bupati, menjelaskan kronologi kejadian dari sudut pandang medis. Menurutnya, kondisi kritis Bupati dipicu oleh kelelahan berat akibat aktivitas intens, yang diperparah dengan riwayat hipertensi.

Oleh sebab itu , Bupati dilarikan ke IGD RS Siloam pada Selasa dini hari (22/7/25 ,karena tekanan darah tinggi. Setelah tujuh jam perawatan intensif, kondisi beliau mulai stabil dan dipindahkan ke ruang perawatan khusus agar bisa dimonitor secara ketat oleh dokter spesialis, jelas Anjas.

“Empat hari setelah perawatan intensif, tekanan darah dan kondisi fisik Bupati menunjukkan pemulihan yang intensif tanpa bantuan alat medis,” ujar Anjas.

Tepat di hari kelima, Sabtu (26/7/25) bisa dikatakan pemulihan kesehatan yang sangat signifikan. Pak Bupati mulai bisa mengenali suara orang, membuka mata secara aktif, bahkan bersalaman dengan dengan orang Ini merupakan kemajuan yang tidak kami duga dengan kemajuan kesehatan secepat itu,jelasnya.

Menurutnya, Pemerintah dan pihak keluarga sepakat untuk merujuk Bupati ke salah satu rumah sakit spesialis di Jakarta khusus yang menangani pasien hipertensi, pembuluh darah, dan saraf.Karena Hipertensi ada kaitan juga dengan saraf .

“Dari Informasi yang kami terima besok pihak RS Siloam akan memindahkan Bapak Bupati dari ruang perawatan intensif ke ruang perawatan biasa. Ini menandakan bahwa kondisinya telah menunjukkan kemajuan signifikan,” pungkasnya ***