Berita  

Bungsu Dari Kembar Tiga Saat Lahir Terlihat Telah Dikhitan

ABAD, metroalor.com,- Anak bungsu dari kembar tiga,yang diberi nama Rajiman Hingkir Koli dari pasangan suami istri Mursidin Koli (42), dan Mariati Koilal (45), Warga RT 02, RW 03, Dusun A Marya, Lanleki, Desa Probur Utara, Kecamatan Alor Barat Daya (Abad) Kabupaten Alor-NTT, ketika lahir alat kelaminnya kelihatan telah disunat .Orang tua kandung bayi kembar tiga yang ditemui media ini di kediamannya pada Kamis, 25/05/2023 , di Lanleki mengatakan, pada saat lahir bungsu dari dua saudaranya terlihat telah disunat dengan kondisi kelaminnya sudah bersih atau disunatMariati mengkisahkan, dirinya tidak merasakan tanda aneh ketika mengandung anak kembar tiga tersebut, bahkan saat mau melahirkan pun tidak ada tanda-tanda khusus selayaknya seorang ibu mau melahirkan namun Ia cuma merasakan ingin buang air besar sehingga Ia ke kamar mandi/WC,padahal sebenarnya itulah tanda-tanda mau melahirkan. Ketika melahirkan anak pertama selang beberapa lama disusul kembar kedua selanjutnya kembar ketiga yang semuanya berjenis kelamin laki-laki.Anak pertama dan kembar kedua yang lahir semuanya tidak ada yang aneh pada kemaluannya ,Namun anak yang kembar ketiga sepertinya terlihat pada bagian alat vitalnya lain dari kembar dua yang lahir duluan. “Bayi kembar tiga yang lahir pada 11 Maret 2023 masing-masing diberi nama anak pertama Rahmad Laiskodat Koli, kembar kedua: Rahimin Djobo Koli dan kembar tiga, Rajiman Hinglir Koli”, tutur Mariati.Ketiga bayi kembar yang kini berusia 2 bulan 19 hari, kondisi dalam keadaan sehat .Menurut para medis, kata ibu dari kembar tiga tersebut, mereka merasa heran dengan kejadian pada anak kembar tiga itu dan sepertinya barusan terjadi .”Kami tidak menyangka semua ini bisa terjadi, dirinya merasa dan ini merupakan suatu keajaiban dalam keluarganya”, ujarnyaDirinya menyebut, selama berumahtangga dengan Suaminya Mursidin Koli sudah tujuh kali melahirkan dengan jumlah anak 9 orang . Namun tiga orang kaka dari kembar tiga sudah meninggal, sehingga saat ini, yang dalam asuhan kami berjumlah enam orang anak .Menurutnya,Bungsu dari kembar tiga yang sepertinya telah bersih atau dikhitan sejak lahir ini sudah di beritahukan kepada ulama imam dengan tujuan agar membuat acara baca doa atau syukuri atas kejadian ini namun belum terlaksana. kebahagiaan terpancar dari raut muka kedua orang tua bayi kembar tiga tersebut, sehingga mereka tak lupa mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha kuasa atas limpahan berkat ini. Mereka juga mengucapkan terimakasih atas sumbangan dan kunjungan dari Gubernur NTT, Bapak Viktor Bungtilu Laiskodat, melalui staf ahlinya yang telah berkunjung kerumah mereka, Bupati Alor, Amon Djobo, pemerintah kecamatan Abad Kapolsek Abad dan pihak-pihak lain yang memberikan dukungan baik moril maupun material .(Wanka).

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *