Polisi Jadwalkan Pemanggilan Wabup Alor dan ULP Terkait Lelang Proyek SPAM

Oplus_16777216

KALABAHI, metroalor.com – Sius Djobo warga kelurahan Mutiara kecamatan Teluk Mutiara , kabupaten Alor melayangkan surat pengaduan pada tanggal 30 Juni 2025 lalu ke polres alor soal dugaan penyimpangan dan Intervensi lelang paket Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di desa Bagang, pada bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Alor tahun anggaran 2025,

Kapolres Alor , melalui Kepala Unit Pembantu (KBO) Reskrim, Ipda, Ibrahim Usman, membenarkan ada surat dari Sius Djobo pada tanggal 30 Juni 2025 , sehingga pihaknya telah mengambil keterangan Sius Djobo sebagai pelapor pada Senin (7/7/2025).

“Hari ini kami sudah melakukan pemeriksaan awal terhadap pelapor. Kami juga telah mengambil keterangan dan akan segera menjadwalkan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang disebut dalam laporan, termasuk HD, WM, pihak ULP Alor, dan Wakil Bupati Alor,” jelas Ibrahim Usman saat dikonfirmasi oleh MetroAlor.com di ruang kerjanya pada 7/7/25.

Pemeriksaan ditangani oleh penyidik Ibrahim Usman yang berlangsung selama lebih dari tiga jam, dari pukul 09.00 hingga 12.20 WITA.

Menurut Mantan Kanit Tipikor tersebut , pelapor dalam pemeriksaan awal telah menunjukkan salah satu bukti dugaan keterlibatan oknum-oknum yang terlibat dalam lelang paket proyek tersebut, berupa fotokopi bukti transfer uang dari rekening HD ke rekening WM.

“Artinya, salah satu barang bukti sudah kami terima, dan tinggal ditindaklanjuti lebih lanjut,” ujar Ibrahim.

Menurut mantan Plh Kapolsek Abad bahwa, kepolisian telah membuka babak baru dalam proses hukum ini. Meski masih dalam tahap klarifikasi, namun pengembangan kasus akan dilakukan berdasarkan fakta hukum yang ada.

“Kami akan kawal kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku. Ini baru permulaan,” pungkasnya .

Untuk diketahui , Proyek SPAM yang berada di kecamatan pantar tengah yang dimenangkan CV Siloam merupakan salah satu dari Tujuh paket yang dilelang di ULP yang kini menjadi perbincangan hangat dan viral di berbagai platform media sosial di kalangan masyarakat alor.***